Kamis, 27 Agustus 2015

Menuju “Pengangguran Yang Tertunda” dan “Insting Anak Kost”



"Ingin merasakan enaknya gorengan sama nasi putih saja? jadilah anak kost!" 
-Flying_sausage
 
Hi guys!!!  Sudah lama gue gak ngepost disini. Mungkin sekitar *ngitung pake jari tetangga* 2 bulan lah gue gak ngebuka blog gue. Selama itulah gue banyak mengalamin pengalaman yang paling mengenakkan hingga yang paling meng”enek”kan. Contohnya saja yang paling mengenakkan yaitu gue berhasil ngelihat bintang jatuh. Serius coy! Lo kapan bisa melihat bintang jatuh dijaman ini? Tetapi masalahnya yang gue berikan permohonanya, yaitu gue pingin punya anak, sumpah. Untuk remaja yang masih bau kencur dan ngerawat bulu hidug aja gak bener punya permohonan yang terlintas cuman itu sangat Awkard. Pengalaman yang paling “enek” adalah ketika sekarang gue harus belajar menjadi Koster (Baca: anak kos yang harus dikasihani) sejati. Yap, sesuai judul, gue sekarang menjadi seorang Mahasiswa (belum sepenuhnya sih) dan kota yang tidak beruntung itu adalah Yogyakarta. Tempat gue kuliah yang juga sangat tidak beruntung itu adalah MMTC Yogyakarta dan jurusan yang gue ambil (dan memang harapan gue mau masuk disitu) adalah Desain Teknologi Permainan. So,  siap-siap aja teman-teman gue kalau gue bisa buat game sendiri gue butuh lo buat pegisi suaranya. Dan yang mungkin ada baca postingan ini dan kebetulan seangkatan dan juga sekampus, salam kenal aja yee! *Silangkan tangan* dan salam jomblo!!!. #MODUS



Untuk suara hentai telah ada (untuk nama,gue samarkan karena kasihan jika dia berada ditengah masyarakat)

Dan karena gue ngekost, jadinya ngapain harus mandiri, Mulai mandi, makan hingga ganti pakaian (ya iyalah, memang anak umur balita masih digantiin baju sama ortu?). Soal ortu, gue cukup rindu juga dihari pertama ngekost, karena gue bangun pagi biasanya sarapan sudah ada tinggal makan aja, sekarang gue harus buat sendiri atau jika terdesak sama perut, gue akan memakan rumput disekitaran rumah gue. Satu-satunya teman SMA gue yang sekota cuman Radot dan kebetulan sekelas juga ketika SMA. Tapi, rumah kostnya dengan rumah kost gue sangat jauh, dan gue cuman punya sepeda doang jika ingin jalan-jalan. Jika gue ingin kerumahnya mustahil pake sepeda karena bisa-bisa kemaluan gue lepas dan nempel dijok sepeda sebelum sampai disana.


Iye, gue tau. Gambar gue jelek kan???

Mungkin cuman gue saja (yang gue tau) Sama sekali belum POSMA (Pekan Orientasi Silaturahmi Mahasiswa) gue gak tau apa betul kepanjangannya gitu, tapi yang jelas gue baru mulai POSMA Tanggal 31 Agustus 15 (gue sengaja nulis tanggalnya lengkap karena siapa tau anak gue mungkin ngebaca Blog ini dan menyesal lahir dari keturunan gue setelah ngebaca blog ini).


Ini bukti kalau Game mempunyai sisi “Positif”

By the way, Kenapa gue milih jurusan Desain Game? Bukannya seperti orang kebanyakan seperti Teknik, kedokteran atau Hukum? Simple aja gue jawab. Karena gue lebih suka hal yang sedikit Berbeda. Yah, walaupun awalnya Bokap gue nolak gue masuk jurusan ini dan meminta gue masuk ATKP (cari aja di mbah google apa itu sekolah ATKP). Terus nyokap gimana? Justru nyokap gue yang ngedukung gue masuk manapun yang penting gue jadi Orang. Maksudnya gue bisa punya pekerjaan, dan juga akhirnya bokap gue mau juga ngesupport gue masuk disini. Kembali ke jawaban gue, maksud jawaban gue yaitu gue entah memang gue suka dari dulu atau kebiasaan, gue lebih suka berbeda dengan orang lain. Bukannya gue berbeda karena gue make kolor dikepala, tapi maksudnya gue mau diingat sebagai orang yang sedikit unik (dan juga ajaib). Dan jika gue ngejawab pertanyaan tadi dengan detail, gue akan jawab, gue sudah bosan bermain game impor. Dan gue pengen ngebuat game lokal agar dunia tau kalau Inonesia juga bisa ngebuat. Bukan hanya ngeimpor doang.

Apa tidak apa-apaya gue nulis skripsi nambahin ini?

Sekian dari postingan gue. Sori,gue nulis agak kacau karena gue ingin curhat aja. Dan mungkin gue akan balik nulis lagi seinggu kemudian setelah gue selesai dengan POSMA kampus gue. Dan sebagai catatan buat kita. Jika loe sama seperti gue baru pertama menjadi mahasiswa. Sebaiknya lo perbaiki hidup lo disaat ini juga, karena masa kuliah adalah masa dimana yang bisa dibilang apa yang lo banggakan di SMA gak akan ada efeknya di masa kuliah lo nanti. Dan juga sesuai dengan kata-kata gue, berusahalah mejadi Orang yang ngebuat senang Ortu kalian semua.

See you next another post :3 

0 komentar:

Posting Komentar

Bagi anda berkomentar di blog ini mungkin tidak berguna. Tetapi bagi kami para Blogger, komentar anda dapat menjadi inspiratif dan pengoreksian kami. jadi, sempatkan tinggalkan komen walau 1 atau 2 kata.