Kamis, 24 Juli 2014

Indahnya Kemenangan Dan Menderitanya Batin Menjelang Lebaran

Haaaah sebenarnya gue juga bingung mau nulis apaan di blog ini saat ini. Tapi karena kasihan Blog gue sudah beruban duluan sebelum gue akibat gue gak ngurusin. Terpaksa deh, gue buat saja. But, first. Gue mau ngucapin selamat terhadap pemimpin rakyat Indonesia terbaru kita. Gue harep semoga beliau bisa mengubah indonesia menjadi lebih baik lagi. Kedua, gue hanya berpikir sedikit lagi gue akan menuju bangku kuliah JIKA gue LULUS. Dan yang ketiga. Beberapa hari lagi menjelang lebaran.

Yap, We're going to Aidilfitri (Gue bingung kenapa dalam bahasa inggris lebaran adalah Aidilfitri). Tapi sebelumnya, gue ingin ngucap selamat hari raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin. Terkhusus buat sesama muslim yang gue tulis disini karena gue kebanyakan dosa dikalian (dan juga gue mungkin yang bantuin nambahin dosa kalian): Alief, Dicky, Wayan, Bayu (Asrori dan T.J), Danu, Putra, Ibnu, Arsyad, Reza, Ajay, Fadli, Nada, Niluh, Wulan, Dian, Dwi, Galuh, Nurmila, Zuhara, Ade, Kiki, Sarry, dan Astary. Jika ada yang gue gak tulis itu bukan karena apapun. Cuma gue lupa saja (maklum nulis tengah malam). Dan ucapan terakhir buat semua keluarga gue terkhususnya ORTU gue karena tetap maafin kesalahan gue walaupun kesalahan yang besar sekalipun.

Lebaran adalah hal yang selalu ditunggu-tunggu umat islam diseluruh dunia, tak terkecuali gue, Banyak alasan kenapa banyak yang nugguin hari Lebaran. Mulai dari yang religius seperti puncak semua dosa kita dihapus sampai yang berbau kebebasan, seperti akhirnya bisa kembali makan siang. Tapi, gue paling suka alasan yang paling umum dimasyarakat Indonesia. Yaitu dapat beli baju baru, Dapet SALAM TEMPEL (baca: dikasih uang) sama ORTU dan Sodara gue.

Tapi banyak faktor yang ngebuat Lebaran disalahkan. Padahal jelas-jelas yang ngebuat salah situ sendiri. Seperti contohnya lebaran gak enak karena cape ngebuat kue ketika malam atau sehari sebelum lebaran. Yang salah jelas yang ngebuat ketika malam atau sehari sebelum lebaran. Kenapa gak dibuat ketika seminggu atau beberapa hari sebelum lebaran? Karena ngebuatnya diwaktu kepepet. jadinya semua keluarga terlibat, dari sebeumnya hanya nyokap dan pembantu (jika ada) atau lo (jika membantu), akhirnya semua orang yang berada dirumah dipaksa kerja seperti bokap, sodara lo, lo sendiri (jika tidak pernah bantu), kakek, nenek, buyut, cucu, cicit, sampe hewan peliharaan lo dipaksa bantuin.

Kemudian alasan berikutnya dan mungkin gue yakin 90% orang Indonesia lakukan, yaitu membeli pakaian baru. Semua pun mulai mengerumuni toko pakaian dan berbondong-bondong nyari Diskon besar-besaran. Dan menurut gue. Besarnya Diskon Sebanding dengan keganasan Ibu-ibu pencari diskonan.
10% - 20% = Normal
21% - 30% = Siapa cepat dia dapat
31% - 40% = Mulai marah-marah sendiri
41% - 50% = Ngaku liatin duluan
51% - 60% = Berdebat siapa yang pegang duluan
61% - 95% = Debat Argumen bareng karyawan toko
96% -100%= Maklumi jika ada mayat disekitar toko

Kemudian, ini biasa terjadi oleh ABG yang pertumbuhannya berbeda daripada manusia normal.
Evolusi pertumbuhan:
Manusia normal : Bayi - Anak - Remaja - Dewasa
ABG kebelet gaul : Bayi - Anak - Remaja - Alay - Dewasa

Yaitu selalu Update di sosmed. Bantuin nyokap atau bokap masih sempat-sempatnya update.

"Bantuin nyokap beli bahan kue dulu :D" 3 menit lalu

"Saatnya buat kue!" 10 menit lalu

"Akhirnya kuenya jadi! Penasaran rasanya deh" 30 menit lalu

"KUE TERKUTUK!!! RASANYA GAK ENAK!!! GAGAL DEH KUENYA *_*" 1 menit lalu

"Nyokap marah gue: NAK? DIMANA BUBUK KAYU MANISNYA DAN KENAPA GULA MERAHNYA MASIH BANYAK HAH? BAPAK NANYA ELU, DIMANA ABU GOSOK YANG DIPESAN BAPAK? T_T" 5 menit lalu

Dan terakhir adalah MUDIK. Mudik menurut bahasa orang sekitar adalah pulang kampung. Memang mudik ada baiknya seperti bersilahturahmi dengan keluarga di kampung halaman. bisa melepas penat dan hiruk pikuk kota dan juga sekalian liburan keluarga. Tetapi, efek dri Mudik yaitu Kembali dari Mudiknya susah. Seperti Kantong semua kering akibat uang dikeluarkan selama mudik, tagihan menumpuk akibat pake kartu kredit dan juga males kembali kehabitat semulanya.

sekian postingan gue. Gue harep lo semua gak merasa. Jika merasa, gue mohon maaf karena Lebaran sudah dekat. Jadi, banyak-banyaklah saling memaafkan terhadap sesama manusia, kalau bisa minta maaf pada hewan kurban karena mereka akan dimakan dihari raya. Tetapi, jangan hanya dihari raya doang,tetapi setiap saat jika kita ingat kesalahan kita terhadap orang tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar

Bagi anda berkomentar di blog ini mungkin tidak berguna. Tetapi bagi kami para Blogger, komentar anda dapat menjadi inspiratif dan pengoreksian kami. jadi, sempatkan tinggalkan komen walau 1 atau 2 kata.