Minggu, 26 Oktober 2014

Berperang Tanpa Peluru



What’s up guys! I’m back. Akhirnya! Gue ada sempat menulis lagi akibat gue seperti Bang Toyib. Bukan berarti gue gak pulang kerumah, maksud gue adalah gue jarang banget berlama-lama dirumah akibat gue sudah super duper sibuk ngebuat tugas sekolah gue, termasuk sedikit lagi gue mau menghadapi ujian yang TERMASUK yang gue benci. UJIAN  NASIONAL! Yap UN, yaaa itu sudah resiko menjadi anak murid. Pertanyaan pertama jika sudah kelas 12 terus lo jengkel tugas bejibun tuh adalah “MAKANYA YANG SURUH LO SEKOLAH SIAPA HAH???!!!”.

Ok, daripada gue menyesali perbuatan gue, mending kita ke inti permasalahannya. Sesuai dengan judulnya, kita beberapa saat lagi melakukan “Perang Tanpa Peluru”. Maksud gue itu bukan kita kembali berperang dengan kompeni Belanda make bambu runcing terus mati tertembak dan akhirnya kita Cuma dikubur tanpa nama (miris banget ceritanya?). Maksudnya tuh kita siap-siap menghadaapi ujian yang sedikit lagi kita akan hadapi. Dan percuma “Perang” tanpa persiapan kan? So, gue akan memberi beberapa tips yang (mungkin) berhasil buat lo semua.

Pertama, JANGAN PERNAH mencoba SKS (Sistem Kebut  Semalam)

Gue sudah pernah melakukan hal tersebut dan hasilnya………ANCUR LEBUR!!!!
Why? Karena apapun yang lo ingat semalam dipastikan besok pagi lo buyar dan pengharapan terakhir hanya jawaban yang  “Bercahaya” di atas loteng atap kelas lo.

Kedua, lo JANGAN coba melakukan yang namanya PJP (Penanya Jawaban Palsu)

Yang biasa melakukan hal ini adalah orang yang sudah gak belajar, BERTANYA lagi di orang yang lebih bego dari dia. Itu sama aja dengan Buta + Buta = JURANG. Kalau misalnnya orang yang lo tanya orang yang bisa disebut “pintar”, ya gak apa-apa sih. Tapi, kalau yang lo tanya ke orang sedikit “Luar Biasa”, mungkin gak mungkin lo mau melakukannya.

Ketiga, dan ini agak aneh sih. Yaitu jika lo sudah gak tau jawabannya mending lo tertawain soalnya.

Loh, kok gitu? Yap, gue sering melakukan hal tersebut jika sedang ulangan dan gue lupa (atau gak belajar) jawaban soal tersebut. Tapi, setelah gue tertawain, secara ajaib (atau karena teman gue kerja sama dengan teman sebelah gue) gue nemuin jawabannya. Lo semua harus coba, siapa tau berhasil, kan gak salah kan ketawain soalnya karena ketawa itu sehat?
Keempat, Setelah ujian berakhir, anggap tidak terjadi apa-apa beberapa saat yang lalu.
Karena biasa jika lo sok tau jawaban lo ternyata tadi ada yang salah, pasti akan terjadi salah satu hal yang ada dibawah:
1.lo teriak karena salah jawaban
2.lo macam pingin nangis
3.hanya mengatakan “ahh, tadi apa ya? Gue lupa”
4.pura-pura yakin jawabannya sama dengan yang dijawab sendiri

Dan setelah menjadi hal tersebut, akan terjadi yang namanya “efek samping penyesalan” yaitu seperti malas belajar untuk ujian berikutnya, meratapi nilai yang kurang akibat gak dapat nilai bagus, dan yang pasti ngebuang waktu karena nanya teman lain yang semoga jawabannya sama dengan mereka.

Kelima, dan yang terakhir yang gue bilang dan yang paling Wajib melakukannya. Jangan pernah NYONTEK

Ya, memang sering guru-guru disekolah mengatakan itu. Tetapi apa yang dikatakan gurumu sebaiknya diikutin saja, kecuali mereka menyuruhmu menjadi tukang gombal sebaiknya jangan tiru dirumah masing-masing, karena memang lo mau ngegombal siapa kalau dirumah lo sendiri? Ngegombal peliharaan lo? Kan gak lucu kalau gombalnya kaya gini

“eh, papa kamu polisi ya? Karena kamu telah menangkap hatiku~” sambil gaya gombal di anjing lo yang sedang ngejilat pantatnya.

Back to point, memang “kata-kata” itu bosan didengar, tetapi nanti ada efek besarnya terhadap masa depan lo. Contohnya saja, asal mula korupsi karena seseorang curang, dan seseorang curang itu karena menginginkan hal kecil dengan melakukan hal apapun dan itu berawal dari nyontek. Benar kan?

So, jika lo berusaha ingin selamat dari “perang” tersebut ditambah dipuji orang, sebaiknya melakukan persiapan jauh-jauh hari sebelum hari-H.

Sekian dari postingan gue. Mungkin gue akan jarang posting untuk sampai selesai UN karena gue juga pingin mempersiapkan “Peperangan 240 menit” selama 3 hari. Buat yang akan “berperang” juga, semoga berhasil. Cengungut eaaaahhh :D

0 komentar:

Posting Komentar

Bagi anda berkomentar di blog ini mungkin tidak berguna. Tetapi bagi kami para Blogger, komentar anda dapat menjadi inspiratif dan pengoreksian kami. jadi, sempatkan tinggalkan komen walau 1 atau 2 kata.